Camel 600 SP2.1 adalah Automated Mobile Robot (AMR) tipe lifting/latent yang mengangkat rak atau palet dari bawah, lalu memindahkannya secara otonom ke lokasi tujuan. Robot ini cocok untuk perusahaan di Indonesia yang ingin mengotomasi alur logistik internal tanpa mengubah total tata letak gudang.
Diproduksi oleh Robotphoenix dan didistribusikan oleh PT. Ditalia Cahaya Abadi, Camel 600 SP2.1 mengisi segmen menengah dalam keluarga Camel Series — di atas Camel 400 D dan di bawah Camel 1000 D — sehingga menjadi pilihan seimbang untuk beban kerja harian di gudang FMCG, farmasi, dan elektronik.
Ringkasan Cepat Camel 600 SP2.1
- Kapasitas angkut: 600 kg (rated payload)
- Dimensi: 950 x 650 x 255 mm, berat unit 130 kg
- Navigasi: Laser SLAM atau QR Code (hybrid)
- Kecepatan: hingga 1,9 m/s (tanpa beban) / 1,5 m/s (beban penuh)
- Baterai: Lithium Iron Phosphate, 8 jam pemakaian, isi ulang ≤1,5 jam
- Akurasi berhenti: ±10 mm posisi, ±1° sudut
- Keamanan: LiDAR ganda depan-belakang, safety edge, 2 tombol darurat
Camel 600 SP2.1 termasuk kategori Automated Guided Vehicle (AGV) generasi baru yang oleh International Federation of Robotics (IFR) diklasifikasikan sebagai Automated Mobile Robot (AMR) karena kemampuannya menavigasi tanpa jalur fisik tetap.
Berbeda dari AGV konvensional yang mengikuti magnetic tape atau rel di lantai, Camel 600 SP2.1 memetakan ruangan menggunakan Laser SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) atau membaca QR Code di lantai dengan spacing standar 1000 x 1000 mm. Kedua metode ini bisa dikombinasikan sesuai kondisi area kerja.
Fungsi utamanya adalah latent transport: robot masuk ke bawah rak atau troli, mengangkatnya setinggi 60 mm menggunakan sistem lifting elektrik, lalu membawanya ke stasiun kerja atau area picking tanpa campur tangan operator.
- Navigasi hybrid presisi tinggi: Laser SLAM dan QR Code, dengan akurasi berhenti ±10 mm dan ±1° sudut putar.
- Penggerak diferensial ganda: mendukung gerak maju, mundur, dan rotasi di tempat untuk manuver di lorong sempit.
- Manajemen daya fleksibel: kontrol ambang baterai bertingkat, penjadwalan pengisian saat idle, dan baterai LiFePO4 tahan 1.500 siklus.
- Interaksi manusia-mesin: layar sentuh 4,3 inci dan alarm audio-visual yang menampilkan status operasi secara real-time.
- Tiga mode kendali: otomatis, manual, dan remote control — memudahkan proses commissioning dan pemeliharaan.
- Konektivitas jaringan: Wi-Fi dual-band (2,4/5 GHz) dengan seamless roaming, dapat diperluas ke jaringan 5G.
- Platform yang bisa dikustomisasi: mendukung attachment tambahan untuk kebutuhan spesifik lini produksi.
| Model | Camel 600 SP2.1 |
|---|---|
| Dimensi ( P x L x T ) | 950 x 650 x 225 mm |
| Diameter Rotasi minimum | 963 mm |
| Berat Unit | Rate Payload | 130 Kg | 600 Kg |
| Ground Clearance | dimensi platform | 25 mm | 850 x 600 mm |
