AMR Camel 50 adalah Autonomous Mobile Robot (AMR) tipe lifting/latent yang mengangkat rak atau palet dari bawah, lalu memindahkannya secara otonom ke lokasi tujuan. Robot ini cocok untuk Industri di Indonesia yang ingin mengotomasi alur logistik internal tanpa mengubah total tata letak gudang.

Diproduksi oleh Robotphoenix dan didistribusikan oleh PT. Ditalia Cahaya Abadi, Camel 50 mengisi segmen menengah dalam keluarga Camel Series — di bawah Camel 400 D— sehingga menjadi pilihan seimbang untuk beban kerja harian di gudang industri Indonesia.

Ringkasan Cepat Camel 50

  • Kapasitas angkut: 50 kg (rated payload)
  • Dimensi: 678×450×435 mm(±5) mm, berat unit 70 kg
  • Navigasi: Laser SLAM atau QR Code (hybrid)
  • Kecepatan: hingga 4 m/s (tanpa beban) / 3,5 m/s (beban penuh)
  • Baterai: Lithium Iron Phosphate, 4-6 jam pemakaian, isi ulang ≤1,5 jam
  • Akurasi berhenti: ±5 mm posisi, ±1° sudut
  • Keamanan: LiDAR ganda depan-belakang, safety edge, 2 tombol darurat

Apa Itu Camel 50?

AMR Camel 50 adalah robot mobile otonom tipe latent lifting yang mengangkat rak atau palet ringan dari bawah menggunakan platform elektrik, lalu memindahkannya secara otonom ke lokasi tujuan tanpa memerlukan perubahan besar pada tata letak gudang eksisting.

Dengan kapasitas beban hingga 50 Kg, Camel 50 cocok untuk aplikasi goods-to-person, sortir, dan pengiriman antar-stasiun kerja pada industri FMCG, farmasi, elektronik, dan e-commerce yang membutuhkan kecepatan proses tinggi dengan footprint lantai minim.

Unit ini menggunakan navigasi hybrid Laser SLAM dan kode QR, sehingga mampu beroperasi tanpa jalur fisik tetap layaknya AGV konvensional, sekaligus merencanakan ulang rute secara real-time saat menghadapi rintangan atau perubahan tata letak.

PT. Ditalia Cahaya Abadi menghadirkan AMR Camel 50 sebagai solusi menengah yang andal untuk perusahaan manufaktur dan pergudangan di Indonesia yang ingin meningkatkan efisiensi handling material tanpa restrukturisasi fasilitas secara menyeluruh.

Daftar Isi

Fitur Utama AMR Camel 50

  • Navigasi hybrid presisi tinggi: Laser SLAM dan QR Code, dengan akurasi berhenti ±5 mm dan ±1° sudut putar.
  • Penggerak diferensial ganda: mendukung gerak maju, mundur, dan rotasi di tempat untuk manuver di lorong sempit.
  • Manajemen daya fleksibel: kontrol ambang baterai bertingkat, penjadwalan pengisian saat idle, dan baterai LiFePO4 tahan 1.500 siklus.
  • Interaksi manusia-mesin: Tombol & indikator suara/cahaya
  • Tiga mode kendali: otomatis, manual, dan remote control — memudahkan proses commissioning dan pemeliharaan.
  • Konektivitas jaringan: Wi-Fi dual-band (2,4/5 GHz) dengan seamless roaming, dapat diperluas ke jaringan 5G.
  • Platform yang bisa dikustomisasi: mendukung attachment tambahan untuk kebutuhan spesifik lini produksi.
AMR Camel 50 Indonesia

Spesifikasi Teknis Lengkap Camel 50

Dimensi & Mekanikal

 Model Camel 50
 Dimensi ( P x L x T )678×450×435 mm (±5) mm
 Diameter Rotasi minimum678 mm
 Berat Unit | Rate Payload 70 Kg | 50 Kg
 Ground Clearance | dimensi platform lifting 25 mm |
Tinggi angkat (lifting height) | Jenis penggerak lifting  60 mm | Electric
Layar interaksiTombol & indikator suara/cahaya

Performa & Penggerak

 Kecepatan (beban penuh | tanpa beban)4 m/s | 3,5 m/s
Akselerasi (beban penuh | tanpa beban)2/1.2 m/s²
Kecepatan rotasi (beban penuh | tanpa beban)
Sistem penggerakDifferential dual-wheel
Kemampuan tanjakan≤5% (≈2,8°)
Kemampuan melewati undakan
Kemampuan melewati celah lantai

Navigasi & Akurasi

 Metode navigasi Laser SLAM atau QR Code
Tinggi pemasangan LiDAR
Akurasi berhenti (posisi)
Akurasi berhenti (sudut)
Sensor laser pengindar rintangan depan
Referensi jarak antar kode QR

Baterai & Daya

Jenis bateraiLithium Iron Phosphate (LiFePO4)
Kapasitas / tegangan10 Ah / 48 V
Siklus hidup baterai1.500 siklus (100% depth of discharge)
Durasi operasi (kondisi rated)4-6 jam
Waktu pengisian penuh≤1,5 jam

Keselamatan & Proteksi

Tombol darurat (emergency stop)2 unit (depan & belakang)
Proteksi sentuhBumper piezoelectric touch edge
Alarm suara & cahayaStandar
Sistem peredam guncangan chassisDua tingkat (double-stage floating chassis)
Sensor visual 3DTersedia sebagai opsi
Sensor ultrasonik belakangTersedia sebagai opsi

Lingkungan Operasional

LingkunganIndoor
Kondisi permukaan lantaiBeton keras / plastik konduktif, celah sambungan maks. 10 mm, kemiringan lantai ≤2,8° (≤1° pada titik berhenti presisi), koefisien gesek ≥0,5
Suhu operasi-10°C ~ 40°C (area kerja); 0°C ~ 40°C (area pengisian daya); cold storage perlu kustomisasi khusus
Kelembapan10% - 90% tanpa kondensasi
Konektivitas jaringanWiFi 2.4G/5G dual-band, kekuatan sinyal > -70dBm, mendukung 5G

Video AMR Camel

PT. Ditalia Cahaya Abadi melayani konsultasi, instalasi, dan dukungan teknis AMR Camel 400D untuk pabrik dan gudang di seluruh Indonesia, termasuk kawasan industri Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali.

Hubungi kami

Konsultasikan kebutuhan produksi Anda bersama tim kami :

dca@ditaliamachine.com | 021-38865079 | https://ditaliamachine.com | Lihat Lokasi di Google Maps

    FAQ -Pertanyaan yang Sering Diajukan

    Camel 50 adalah Autonomous Mobile Robot (AMR) tipe latent/lifting berkapasitas angkut 50 kg, dibuat oleh Robotphoenix. Robot ini menavigasi gudang atau pabrik secara mandiri menggunakan Laser SLAM atau QR Code, lalu mengangkat dan memindahkan rak atau palet tanpa jalur fisik tetap.

    Kapasitas angkut terukur (rated payload) Camel 50 adalah 50 kg.

    AGV konvensional mengikuti jalur tetap seperti magnetic tape atau rel. Camel 50 sebagai AMR menggunakan Laser SLAM sehingga bisa memetakan lingkungan dan menghitung ulang rute secara real-time saat ada halangan, tanpa perlu mengubah infrastruktur lantai.

    AMR Camel 50 mendukung navigasi hybrid: Laser SLAM untuk pemetaan mandiri tanpa marker, atau QR Code dengan spacing standar 1000 x 1000 mm yang juga mendukung pola layout tidak beraturan.

    Baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) Camel 50 tahan hingga 4-6 jam operasi pada kondisi rated, dengan waktu pengisian ulang maksimal 1,5 jam dan usia pakai hingga 1500 siklus pada 100% depth of discharge.

    Secara standar, rentang suhu operasional Camel 50 adalah -10°C hingga 40°C. Untuk penempatan di ruang pendingin (cold storage) dengan suhu di luar rentang tersebut, dibutuhkan kustomisasi khusus dari pabrikan.

    Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi :

    PT. Ditalia Cahaya Abadi
    Email : dca@ditaliamachine.com
    WhatsApp : 021388650790818149791
    www.ditaliamachine.com